Fatamorgana Realitas
ia seperti cahaya mercusuar ditengah badai
memberi harapan pada kapal yang tengah terhempas entah kanan entah kiri
ia seperti berkas cahaya di ujung lorong yang gulita
terlihat pintu yang terbuka menuju jalan keluar
ia seperti sebuah tempat
tempat dimana aku berharap aku akan berhenti
mengistirahatkan punggung yang telah berat
kepala yang telah penat
bahu yang terbebat
namun seperti oasis ditengah padang gurun yang kasang dan gersang
ternyata ia juga hanyalah sebuah fatamorgana
menghilang begitu tergapai
lenyap dalam lalai
seperti realitas ternyata ia tidak terbatas
bersubstansi bereksistensi
Martin Buber berkata realitas adalah aku-engkau
realitas macam apa itu
realitasku hanya aku
tidak kutemukan engkau didalamnya
bila aku berimajinasi baru aku menemukan engkau didalamnya
ternyata engkau hanyalah sebatas imajinasi
pencarianku pun harus terus berlanjut
dalam pasrah dan menyerah, November 2018
Comments
Post a Comment