Lacur
senja yang merangkak lelah di punggung khatulistiwa
tak menyisakan ku segaris cahaya
tak menyisakan ku setitik bintang
kepada langit aku mengemis bintang
kau mengulum telan jingga senja
tanpa menyisakan ku seberkas asa
untuk kukenang
kepada bayang pudarmu aku mengemis memori
sendiri aku menaklukan sisa perjalanan ini
tanpa arah
tanpa lampu
tanpa cumbu rayu
entah itu lilin, api, ataupun wajahmu
terpaksa kupeluk seolah rindu
terpaksa kucumbu seolah nafsu
ah lacur...
alih-alih memperjuangkan asa
aku merasa seperti pelacur
rela melakukan apapun demi mendapatkan imajimu
karenamu
aku menjadi jalang
tumpukan pasir kuta, 2017
Comments
Post a Comment