Batas Akhir Perjalanan
penuh tatapan sedikit harapan
memaksaku harus berjalan terus kedepan
meninggalkanmu termanggu diatas dipan
sampai kapan?
benda yang kini asing bernama rindu telah kupendam jauh dibawah tumpukan batu
harapan? mungkin sudah mati terbujur kaku, mungkin sudah melepas raganya menjadi satu
"sampai kapan?" giliranmu bertanya
"entahlah" jawabku sekenanya
aku takut kita lupa
di ujung dua puluh ku, aku akan kembali pada tumpukan batu itu
berharap kita tidak lupa
berharap menemukanmu berdiri terpaku
sekarang pantai ini begitu sepi
cakrawala terlihat tidak bertepi
tapi rasa rindu harus memiliki tepi
lelah sudah kita ratapi
"sampai kapan?" kau tak lelah bertanya
kali ini aku diam
nelayan terlihat membuang jauh sauh nya
ini batas akhir perjalananku
aku tidak meminta engkau melaluinya
sampai jumpa di ujung dua puluh ku
kini aku telah lupa
Lombok, 2017
Comments
Post a Comment